Sabtu, 25 Juli 2009

blok anyar...

5 komentar:

  1. Mas ita komentar dulu ya, habis jatah yang hars dikomentari belum ada yang nongol.
    Kalau di Mesir itu sudah sejauh mana pelaksanaan e-gov nya. Apa di pemerintahan sdh diterapkan secarasempurna apa masih setengah-setengah jga.

    BalasHapus
  2. Mas Brian yg imut...artikelnya sangat menarik, tetapi saya bacanya buruan dan ambil paling belakang terkait dg e-gov tsb.Menurut saya E-Gov itu penting dan sangat diperlukan di Pemerintah khususnya di Pemda,terlebih skrg dah jamannya TI.Sangat ketinggalan bila tidak mengenal dan mengetahuinya. Seiring dengan hal itu, utk percepatan pembangunan dan pelayanan kemasyarakat, sbg cth dg pembuatan akte,KTP,KK,SIMPEG,Sim kesehatan dsb sudah menggunakan sistem TI, namun masih ada kendalanya, yaitu di SDMnya.Oleh karena itu,diharapkan semua Pegawai Pemkab jangan sampai ketinggalan dan harus mengikuti perkembangan terkait dengan penggunaan Ti atau pun penerapan E-Government, yang semuanya untuk pelayanan kepada masyarakat.Mas Brian, sekian dan terimakasih, mohon maaf saya lepas dari Mesir.

    BalasHapus
  3. Oya mas brian...aku tunggu komentar dari njenengan ya..terima kasih...Kalem banget sih...ga ada suaranya pagi ini..Sukses yaow

    BalasHapus
  4. Om brian konsep dan kerangka tersebut bila dibandikan dan seandainya di terapkan di Indonesia wialayah Wonosobo tempat oom kerja kira kira gimana

    BalasHapus
  5. @ mbak ita : plg gak mesir lebih baek dr indonesia mbak...ada kemauan dr pemerintah+ SDM yang ada d mesir untuk perbaikan pelayanan publik melalui e govt...
    @ mbak sulis : iya mbak...sesiapan SDM penting, tp lebih baek lg kl sarana+prasarana jg ikut d siapkan..tp hal ini butuh waktu untuk d lakukan d indonesia krn pemerintah sendiri lebih fokus pada pengentasan kemiskinan drpd pengembangan TI msekipun ada perpres tentang perbaikan pelayanan publik melalui e govt...
    @ mas susilo : msh jauh mas untuk implementasi d indonesia, byk hambatan untuk pelaksanaan d indonesia, faktor geografis, demografis dsb...sangat berbeda dengan indonesia,selain itu investasi IT membutuhkan biaya yang sangat besar dan SDM yg mumpuni sbg operator e govt dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk mengikuti perkembangan IT...sedangkan e literacy masyarakat indonesia sangat rendah d bandingkan mesir....

    BalasHapus